Penentuan Kadar Phospate dengan Molibdhate

 LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA INSTRUMEN
Dibuat untuk memenuhi salah satu tugas kimia instrumen
Guru Mata Pelajaran : Bapak Deni Hamdani

Disusun Oleh :
FIKRI NURSYAWALI
NIS :151610372
XI – AN5

LABORATORIUM KIMIA INSTRUMEN
SMK NEGERI 7 BANDUNG
Jl.Soekarno – Hatta No.596 BANDUNG
Paket Keahlian : Kimia Analisis
2016
PENETAPAN KADAR PHOSPAT DENGAN MOLIBDAT

Tanggal praktikum : 17 Oktober 2016
A.   TUJUAN
Siswa dapat menentukan kadar phospat dengan molibdat menggunakan metode spektrofotemetri.

B.   DASAR TEORI
            Phospat atau fosfat adalah sebuah ion poliatomik atau radikal terdiri dari satu atom fosforus dan empat oksigen. Dalam bentuk ionik, fosfat membawa sebuah -3 muatan formal, dan dinotasikan PO43-. Fosfat merupakan satu -satunya bahan galian (diluar air) yang mempunyai siklus, unsur fosfor di alam diserap oleh mahluk hidup, senyawa fosfat pada jaringan mahluk hidup yang telah mati terurai, kemudian terakumulasi dan terendapkan di lautan. Proses terbentuknya endapan fosfat ada tiga:
·         Fosfat primer terbentuk dari pembekuan magma alkali yang bersusunan nefelin, syenit dan takhit, mengandung mineral fosfat apatit, terutama fluor apatit {Ca5 (PO4)3 F}dalam keadaan murni mengandung 42 % P2 O5 dan 3,8 % F2.
·         Fosfat sedimenter (marin), merupakan endapan fosfat sedimen yang terendapkan di laut dalam, pada lingkungan alkali dan suasana tenang, mineral fosfat yang terbentuk terutama frankolit.
·         Fosfat guano, merupakan hasil akumulasi sekresi burung pemakan ikan dan kelelawar yang terlarut dan bereaksi dengan batugamping karena pengaruh air hujan dan air tanah.
Pada penetapan fosfor banyak digunakan bahan-bahan khusus diantaranya ammonium molibdat, ammonium vanadat, asam nitrat pekat, dan air bebas ion. Amonium molibdat (H24Mo7N6O24) merupakan senyawa berbentuk serbuk kristal berwarna putih.
Pembuatan pereaksi ini diawali dengan pelarutan ammonium molibdat dalam air suling hangat dan ammonium vanadat dalam air suling mendidih. Larutan vanadat tersebut ditambahkan asam nitrat pekat dan dihomogenkan. Lalu ditambahkan molibdat dan diencerkan dengan air.
Asam nitrat atau nitric acid (HNO3) merupakan asam kuat yang bersifat korosif. Dalam keadaan murni, asam nitrat merupakan cairan tak berwarna. Akan tetapi, seiring dengan waktu, warna larutan asam nitrat menjadi kekuningan, yang disebabkan oleh akumulasi senyawa oksida nitrogen di dalamnya (Anonim 2009). Asam nitrat memiliki banyak kegunaan, diantaranya sebagai chemical cleaning peralatan logam agar logam terhindar dari proses oksidasi lanjutan (korosi).
Alat yang dihunakan untuk analisa spektrofotometri adalah spektrofotometer. Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitrans atau absorbans suatu contoh sebagai fungsi panjang gelombang, pengukuran terhadap suatu deretan contoh pada suatu panjang gelombang tunggal mungkin juga dapat dilakukan. Alat-alat demikian dapat dikelompokkan baik sebagai manual atau perekam, maupun sebagai sinar tunggal atau sinar rangkap. Pengertian lengkap dari spektrofotometer memerlukan suatu pengetahuan terperinci tentang optik dan elektronika. Dan biasanya dalam praktek alat-alat sinar tunggal dijalankan dengan tangan dan alat-alat sinar rangkap biasanya menonjolkan pencatatan spektrum absorpsi
Spektrofotometer terdiri atas alat spektrometer dan fotometer. Spektrometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau diabsorbsikan. Jadi spektrofotometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur energi secara relatif apabila energi tersebut ditransmisikan, direfleksikan atau diemisikan sebagai fungsi dari panjang gelombang. Kelebihan spektrofotometer dibandingkan dengan fotometer adalah panjang gelombang dari sinar putih dapat lebih terseleksi dan ini dapat diperoleh dengan alat pengurai seperti prisma, grating ataupun celah optis (Khopkar, 1990).
Pada fotometer filter, sinar dengan panjang gelombang yang diinginkan diperoleh dengan berbagai filter dari berbagai warna yang mempunyai spesifikasi melewatkan trayek panjang gelombang tertentu. Fotometer filter ini tidak mungkin diperoleh panjang gelombang yang benar-benar monokromatis, melainkan melalui suatu trayek panjang gelombang 30–40 nm. Sedangkan pada spektrofotometer, panjang gelombang yang benar-benar terseleksi dapat diperoleh dengan bantuan lat pengurai cahay seperti prisma. Suatu spektrofotometer tersusun dari sumber spectrum tampak yang kontinyu, monokromator, sel pengabsorpsi untuk larutan sample atau blanko dan suatu alat untuk mengukur perbedaan absorpsi antara sapel dan blanko atau pembanding

C.   ALAT DAN BAHAN
1.      ALAT
a)      Spektrofotometer UV- VIS
b)      Labu takar 100 ml
c)      Corong kaca
d)     Batang pengaduk
e)      Gelas kimia
f)       Botol semprot
g)      Kuvet

2.      BAHAN
a)      Larutan standar phospat
b)      Larutan ammonium molibdat + asam sulfat
c)      Larutan

D.   LANGKAH KERJA DAN PENGAMATAN
NO
Langkah kerja
Pengamatan
1.
Ambil 50 ml sampel,masukan kedalam labu takar 100 ppm
Sampel yang digunakan berasal dari kolam ikan dekat BC.

Sampel merupakan larutan keruh tidak berwarna.
2.
Tambahkan 2 ml larutan ammonium molibdat
Ammonium molibdat merupakan larutan tidak berwarna.
3.
Tambahkan 0,25 ml larutan  dan tandabataskan.
 merupakan larutan tidak berwarna.

Padasaat ditambah  larutan sampel menjadi warna biru.
4.
Ukur absorbansi pada gelombang pada panjang gelombang 660 nm.
Absorbansi sampel = 0,077
5.
sebelumnya buat larutan deret standar dengan cara memipet dari larutan standar bertutur turut 2,4,6,8,10 ml dan masukan kedalam labu takar.Tambah 4 ml larutan ammonium molibdat dan 0,5 ml dan tandabataskan.



E.   HASIL PENGAMATAN
Absorbansi larutan standar
Perlakuan
1
0
0
0
0
2
0.2
0,067
0.04
0,0134
3
0.4
0,086
0.16
0,0344
4
0.6
0,115
0.36
0,0690
5
0.8
0,197
0.64
0,1576
6
1.0
0,232
1.0
0,2320
sampel
0,3262
0,077
0,1064
0.0251

η          = 6      
Ʃ       = 3
Ʃ       = 0,697
Ʃ      = 2,2
Ʃ    = 0,5064













F.    PERHITUNGAN









   


              0,077


G.  PERSAMAAN REAKSI


H.  KESIMPULAN
Pada praktikum ini,kami menggunakan sampel yang berasal dari kolam ikan dekat BC,didapat bahwa absorbansi sampel 0,077 A pada panjang gelombang 660 nm,dan memiliki konsentrasi 0,3262 ppm.dapat disimpulkan bahwa sampel memiliki kandungan phospat 0,3262 ppm.

I.      DAFTAR PUSTAKA
http://giodolf.wordpress.com/2012/04/11/analisa-phospat-dengan-spektrofotometer/
http://akuuhmona.blogspot.com/2012/01/laporan-penetapan-kadar-fosfor-metode.html
http://birutua2012.blogspot.com/2012/09/artikel-absorbansi.html

Comments

Popular posts from this blog

MENGHILANGKAN NODA PENGOTOR PADA ALAT ALAT GELAS

PENENTUAN KADAR NIKOTIN PADA TERONG UNGU DAN TERONG HIJAU

CARA MENGATASI TUMPAHAN BAHAN KIMIA